LATAR BELAKANG

Ide dasar pendirian YCM-M pada awalnya merupakan sikap kepedulian dan keprihatinan lima pemuda Mentawai yang berasal dari latar belakang keluarga petani yang saat itu sedang studi di Padang. Kepedulian dan keprihatinan tersebut ditunjukkan dengan mendampingi dan menyikapi berbagai persoalan di Mentawai, terutama persoalan tekanan yang dihadapi oleh petani Mentawai dalam memasarkan produk mereka ke Padang.

Kemudian dari hasil diskusi-diskusi dan proses-proses pendampingan yang dilakukan, sikap kepedulian dan keprihatinan tersebut selanjutnya berkembang dalam menyikapi persoalan-persoalan sosial, politik, ekonomi, budaya, sumberdaya alam (SDA) dan lingkungan. Persoalan-persoalan tersebut terutama pada tidak adanya pengakuan, perlindungan, dan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat Mentawai oleh negara, yang mengakibatkan tertindasnya hak-hak dasar ekonomi, sosial, politik, dan budaya masyarakat adat Mentawai.

Eksploitasi SDA yang tidak terkendali, pencaplokan tanah-tanah adat, penegasian hak-hak politik, penghancuran budaya Mentawai secara sistematis, merupakan persoalan-persoalan yang dihadapi oleh masyarakat Adat Mentawai. YCM-M menyadari bahwa akar persoalan di atas adalah kebijakan negara yang tidak berpihak pada masyarakat adat Mentawai dan lemahnya organisasi rakyat untuk meningkatkan posisi tawarnya.